Peluhnya sudah mengering
Membersamai sakunya yang pula kering
kabar bahagia hanya sebatas canda di akhir kalender yang masih terus ditatap
Senin, 30 Maret 2020
Buruh Pendidikan
Sabtu, 21 Maret 2020
Belajar Mengenal dan Memahami Surat Pribadi (Pengertian, Struktur dan Ciri-ciri) #dirumahaja
Dramaga-Bogor, 22 Maret 2020
Assalamu'alaikum W W
Salam rindu untuk muridku.
Bagaimana belajar kalian di rumah?
Semoga menyenangkan ya!
Nak, semenjak pemerintah menghimbau untuk melakukan "lockdown" otomatis kegiatan belajar-mengajar kita pun dialihkan, yang semula kita bisa bersama-sama dalam satu ruang kelas kini kegiatan tersebut dilakukan di tempat tinggal kita masing-masing. Bapak harap hal ini tidak sedikitpun mengurangi semangat kalian untuk terus belajar. Menjadi orang sukses dan berhasil mencapai cita-cita yang kalian impikan. Aamiin.
Sejujurnya bapak rindu dengan suasana bersama-sama dengan kalian, tidak sedikit hal positif yang bapak dapati dari kalian. Semoga saja bumi ini tak lagi sakit dan semoga pula Tuhan lekas mengangkat wabah covid-19 ini. Sehingga kita bisa berkumpul, belajar dan saling bercerita kembali dalam kelas.
Semoga kalian selalu sehat dan selalu dalam lindunganNya.
Bapak tunggu balasan surat dari kalian.
Wassalamu'alaikum W W.
Gurumu,
Asep Hidayatullah
Nah, surat di atas merupakan salah satu contoh surat pribadi yang bapak buat. Apakah struktur surat pribadi yang kalian buat kemarin sudah lengkap? Yuk disimak ringkasan di bawah ini, sebenarnya apa saja sih yang menjadi komponen struktur dalam surat pribadi, cekidot (hehe):
#Ringkasan
-Surat pribadi adalah surat atau tulisan yang dibuat oleh seseorang kepada orang lain yang bertujuan untuk memberikan kabar atau informasi kepada orang lain.
Teks surat pribadi mempunyai jumlah kata yang tidak terbatas. Dan bisa ditulis sampai beberapa halaman yang kamu butuhkan atau yang kamu suka.
Walaupun demikian saat menulis surat pribadi harus memakai bahasa yang yang mudah, sopan, dan mudah untuk dipahami oleh seorang penerima atau pembaca.
Pada teks surat pribadi tidak hanya memberikan informasi atau kabar saja. Kadang ada juga yang membuat teks surat pribadi untuk menceritakan isi hati dan perasaannya kepada seseorang.
Tujuan hal tersebut adalah untuk orang yang menerima surat tersebut juga bisa mengerti atau ikut merasakan apa yang dirsakan oleh pengirim surat.
Bahasa yang digunakan dalam teks surat pribadi juga harus komunikatif.
-Surat Pribadi memiliki struktur sebagai berikut:
1. Tempat dan Tanggal Pembuatan Surat
2. Alamat Penerima atau Penerima Surat
3. Mencantumkan Kata Sapaan atau Salam Pembuka
4. Paragraf Pembuka atau Kalimat Pembuka Paragraf
5. Bagian Isi Surat
6. Bagian Penutup Surat
7. Salam Penutup atau Salam Akhir
8. Nama Penulis dan Tanda Tangan
- Adapun ciri dari surat pribadi yaitu:
1. Pada umumnya menggunakan bentuk kata sapaan dalam surat tersebut. Pada umumnya kata sapaan diletakan pada surat bagian atas.
2. Selanjutnya yaitu bahasa yang digunakan dalam teks surat pribadi tidak formal atau terlalu resmi. Bahkan kebanyakan menggunakan bahasa yang digunakan dalam sehari-hari. Tetapi bahasa yang digunakan harus sopan, santun dan juga mudah dimengerti oleh sang pembaca.
3. Sering menggunakan berbagai jenis bahasa di dalam tulisannya. Hal tersebut juga harus disesuaikan dengan penerima dari surat tersebut. Walaupun berbentuk surat tetapi menggunakan kata sapaan yang sama seperti bertemu secara langsung dengan penerima surat tersebut.
4. Pada umumnya sang penulis surat akan memakai kata ganti dari orang kedua. Begitu juga sebaliknya dari sang pembaca surat juga menggunakan kata ganti dari orang kedua.
5. Dalam salam pembuka, isi dan juga penutupnya baiknya tidak memakai bahasa yang terlalu formal. Atau juga tidak menggunakan bahasa yang terlalu resmi.
6. Memiliki format yang bebas dan tidak terikat. Segala hal dari isi surat tersebut tergantung dari minat dan keinginan penulisnya.
7. Surat pribadi tidak memiliki nomor surat atau kop seperti surat resmi yang lainnya.
#dirumahaja
(Sumber dari buku gratis yang kalian miliki ditambah buku referensi yang bapak punya✌️😆)
Nah, sekarang apa yang harus kalian lakukan? Silakan kalian lakukan perintah yang bapak tuliskan di bawah ini:
1. Silakan kamu tulis bagian ringkasan yang bapak lampirkan di atas (yang ditandai dengan tanda #ringkasan hingga tanda #dirumahaja) ditulis di buku catatan bahasa Indonesiamu!
2. Silakan kamu periksa kembali surat pribadimu yang telah kamu buat minggu lalu. Apakah strukturnya sudah lengkap? Jika belum, silakan kamu lengkapi dan memperbaikinya dengan cara menyalin ulang suratmu di buku latihan! Jika memang suratmu sudah memilki struktur yang utuh maka kamu tidak perlu lagi membuatnya.
3. Silakan kamu isi daftar hadir dengan cara menuliskan nama dan kelasmu di kolom komentar, lalu berikan tanggapanmu mengenai model pembelajaran seperti ini!
Selamat mengerjakan, salam sukses. 😊🙏
-AH-
Senin, 25 Februari 2019
Umma
Di tengah waktu yang perlahan sedang memeluk pagi
Mataku masih menyala membulak-balik figura-figura wajahmu
Sembari mengumpulkan kepingan-kepingan rindu yang semakin tercecer.
-Umma-
00.51
260219
AH
Sabtu, 22 Desember 2018
Tentang Catur
aku lebih suka melumat habis lima belas buah caturmu dahulu,
lalu memberi jeda untuk melihat dan membiarkanmu tertatih-tatih menjadi raja malang yang sedang mencari tempat aman
uuhhh... pemandangan yang mengasyikan...
sampai saatnya tiba, jiwa raja yang kau banggakan bertekuk roboh tanpa daya di pojokan eksekusi kejiku
untuk lawan sepertimu, kau bukanlah sebuah hitungan
Otakmu tak setajam mulut tidak sedapmu yang penuh ancaman. menyedihkan, kau tak lebih dari sebuah kehinaan...
"Aku lebih suka melumat habis lima belas buah caturmu dahulu walau semua orang tahu bahwa aku mampu membuat tiga langkah sekak mat dan menjadikanmu mati kutu"
_tentang catur_
-ah-
Selasa, 11 Desember 2018
Guru
Tak ada diksi yang paling puitis untuk melukis segala hal manis tulusmu guru
Jika terkias langit, aku hanyalah kehampaan dengan gelap pekat...
Dan kau adalah bulan dengan tuturmu yang berkerlipan indah untuk dipanut dan didengar..
Duniaku kini bergelimpangan warna, yang dulu hanya mampu membuat garis-garis. Terarah kini menjadi rangkaian bentuk kata yang perlahan menjelma rangkai puitis Karenamu...
Terima kasih guruku dari hatiku
Andai mentari tiada
Dunia mungkin beku dan bisu
Dan aku hanyalah sang malang dingin tanpa hangat sabarmu
Kau adalah titik cahaya yang kucari
Yang memancar pelangi di setiap sudut bibirmu..
Kau adalah harapan yang tak berdasar balasan
Pengubah segala kemungkinan menjadi kenyataan..
Yang tak lelah dan jauh dari kata menyerah untuk membimbing dengan lentera ilmu-mu..
Jika surga adalah kalam yang serupa syukur. Maka yang paling surgawi adalah tempat terbaik yang pantas kau pijak.
Guru....
Terima kasih....
"Guru "
-AH- 240518
Senin, 10 Desember 2018
Hampir
Matamu rapuh dan gelisah
Aku bisa menembusnya
dan melihat ke dalam hatimu...
Ada resah di sana, tertidur nyenyak dalam dekapanmu...
Aku ingin membangunkannya
berbisik bahwa aku sudah memaafkan gegabah konyolmu kirana
Meyakinkanmu menyilakan resah agar menyerah dan lekas enyah...
Kirana, tadi itu ceroboh...
ah, 19.39
101218