Di negeri papan tulis dan spidol kering itu, guru diminta menjadi segalanya kecuali menjadi guru
Kami sibuk merapikan laporan, sementara jiwa murid menunggu disentuh dengan keikhlasan
Datangnya untuk menanam ilmu, merawat akar. Namun, dayanya malah tertitah menghitung daun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar